Best Movies of 2012

Disclaimer: Reblog dari sini. Ini adalah film-film terbaik 2012, versi saya dan dua orang kawan kontributor Repeated Viewings, sebuah blog film non mainstream. Enjoy! Oh iya, silahkan tambahkan film favorit Anda dari tahun kemarin yang tidak masuk di sini di bagian komentar.

This is our personal favorite films of 2012. Not in particular order.

PS: We didn’t get a chance to see P.T. Anderson’s ‘The Master’ and Django fucking Unchained. For those who complain that their favorite movies aren’t here, make yer own list :)

Here we go..

LIFE OF PI (Dir. Ang Lee)

”Titanic-by-way-of–Slumdog Millionaire narrative” -Nick Schager of The Village Voice

AK: Jika sekoci penyelamat di “Lifeboat” karya Hitchcock penumpangnya adalah seorang Nazi, buruh pabrik dan penulis novel, sekoci penyelamat di Life of Pi garapan Ang Lee bermuatan: Zebra, Orangutan, Hyena dan Macan Bengali bernama Richard Parker. This is not your average tale of surviving and adventure, but of faith to the great unknown. Selain visual dan CGI yang memanjakan mata, nyawa utama film ini terletak pada storytelling dan narasinya yang sangat apik. Sebuah pengalaman spiritual yang meditatif dan penuh dengan simbolisme. Beruntunglah bagi mereka yang sempat menyaksikan film ini di layar lebar :) Continue reading

Posted in Movies, Stuff | Leave a comment

Day #7. The Big Lebowski: The Dude Abides

Ini adalah salah satu film favorit saya, sepanjang masa. Saya sudah menontonnya entah berapa ratus kali. Oke, mungkin tidak sampai segitu banyak, tapi tetap berkali-kali, dan tidak pernah bosan. Film ini bisa menghibur dan membuat saya tenang saat saya merasa down, film ini bisa membuat saya berpikir saat saya ingin menikmati sajian yang bermakna, film ini bisa menjadi apapun yang saya inginkan. Dan saya tahu saya bukan satu-satunya yang berpendapat demikian, ada banyak sekali penggemar fanatik film ini, yang bahkan kemudian mengadakan acara tahunan kumpul-kumpul di Luoisville, Kentucky, AS, diberi nama Lebowski Fest. Mereka mengenakan kostum seperti para karakter di film, bermain bowling semalam penuh, saling bertukar quotes, bersenang-senang. Para fans yang lebih gila malah mendirikan the Church of Dudeism, sebuah agama berbasis kebijaksanaan the Big Lebowski. Terdengar cukup sinting, tapi dibalik itu semua, tak bisa disangkal bahwa film ini memiliki kebijaksanaan mendalam yang hanya bisa dirasakan jika Anda menonton dengan rileks dan pikiran terbuka.

Continue reading

Posted in Movies | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Day #6. Fargo: Gripping Tales of Crime and Human Drama

Tidak seperti beberapa film sebelumnya, di Fargo (1996) Coen brothers tidak membuat sebuah dunia rekaan yang terasa seperti dunia fantasi, film ini terasa nyata dan natural. Plot utamanya adalah tentang usaha penipuan seorang salesman mobil yang terlilit utang, yang menyewa dua penjahat untuk menculik istrinya agar dia bisa minta uang tebusan ke bapak mertuanya yang cukup kaya untuk melunasi hutang-hutangnya. Tak disangka mulai berjatuhan korban dan keadaan menjadi kacau. Di sisi lain ada kapten polisi yang sedang hamil, Marge Gunderson, yang sedikit demi sedikit menyelidiki pembunuhan yang dilakukan oleh dua penjahat tersebut di Brainerd, Minnesota. Continue reading

Posted in Movies | 2 Comments

Day #5. Hudsucker Proxy: Corporate Madness in Vintage Visuals

Hudsucker Proxy adalah film kelima Coen Brothers yang dirilis pada tahun 1994. Ini adalah film screwball comedy-drama dengan tema korporasi dan segala kegilaannya.
Karakter sentral di film ini adalah Norville Barnes, seorang karyawan naif rendahan yang tiba-tiba diangkat menjadi direktur utama Hudsucker Industry, sebuah korporasi besar, menggantikan direktur utama sebelumnya yang baru saja lompat dari jendela lantai 44. Para petinggi perusahaan sengaja memilih Norville yang agak kacau dan tidak berpengalaman agar saham perusahaan jeblok, dan mereka bisa membelinya untuk keuntungan mereka sendiri. Yang mereka tidak sadari, dibalik kenaifannya, Norville memiliki sebuah mimpi inovasi yang dikemudian hari malah mengangkat nama perusahaan Hudsucker Industries. Continue reading

Posted in Movies | Tagged , , , , , | Leave a comment

Day #4. Barton Fink: The Complexity of Common Men

Barton Fink (1991, film ke empat Coen Brothers) adalah film yang sangat kaya, dari segi tema, simbolisme, maupun emosi, yang mampu bercerita dengan sangat baik tanpa ada satu tema besar utama maupun pesan moral tertentu. Continue reading

Posted in Movies, random | Tagged , , , , | Leave a comment

Day #3. Miller’s Crossing: Film Noir Gangster yang Cantik

Miller’s Crossing (1990) adalah film ke tiga Coen Brothers. Ini adalah film gangster dengan setting tahun 30an, dengan elemen-elemen noir, dan sentuhan khas Coen Brothers.
Bercerita tentang persaingan antara dua gang dan tokoh utama, Tom Reagan, diperankan oleh Gabriel Byrne, yang mempermainkan kedua gang tersebut dengan cerdas. Continue reading

Posted in Movies, Records | Tagged , , , , | Leave a comment

Day #2. Raising Arizona: Film Kartun Cerah yang Bukan Film Kartun

Raising Arizona (1987), film kedua Coen Brothers adalah film screwball/goofy comedy yang menghibur dan segar. Bercerita tentang pasangan mantan tahanan, Hi (Nicolas Cage), dan istrinya, Edwina (Holly Hunter), seorang mantan polisi, yang cukup tertekan karena tidak dikaruniai anak, dan kemudian memutuskan menculik salah satu dari anak kembar lima seorang boss furnitur sukses. Dari situ cerita menjadi kompleks, ketika dua kawan lama Hi kabur dari penjara dan juga muncul tokoh pemburu bayaran dengan penampilan seperti koboi dari neraka yang siap memburu mereka semua. Continue reading

Posted in Movies, random | Tagged , , | Leave a comment

Day #1. Blood Simple: A Very Bloody Affair

Di film pertamanya, Coen Brothers membuat sebuah film neo-noir crime yang berkelas dan sangat otentik.

Continue reading

Posted in Movies | Tagged , , , | Leave a comment

A Cinematic Journey: Coen Brothers

Selama beberapa hari kedepan saya akan menonton lagi film-film dari pasangan sutradara paling berbakat dan disegani, Joel dan Ethan Coen, atau Coen Brothers, satu hari satu film, mulai dari Blood Simple (1984) hingga yang terbaru True Grit (2010), dan kemudian menulis beberapa patah kata ulasan dari film-film tersebut. Sederhana saja alasannya sebenarnya, saya seorang penggemar berat film-film Coen Brothers, dan saya menganggap ini sebagai sebuah exercise menulis, setelah sekian lama sangat jarang menulis.

enjoy!

Posted in Movies, random, Stuff | Tagged , , , | Leave a comment

Exile On Main Street dan Anekdot Kolektor

Jadi dulu waktu awal koleksi piringan hitam, saya pernah nitip beberapa piringan hitam band-band 60-70an ke seorang teman yg kebetulan ada di Belanda, niatnya selain buat koleksi juga buat dijual lagi, karena di Belanda ternyata cukup murah. Jadi saya ambil beberapa plat Beatles, greatest hits Lou Reed, greatest hits the Doors, Rolling Stones album Exile on Main Street, greatest hits Bob Dylan, dan beberapa lagi. Saya berhasil menjual beberapa plat itu dengan harga yang cukup lumayan. Saya ingat album Sgt. Peppers Lonely Heart Club Band nya Beatles laku 300 ribu, harga yang cukup tinggi, kalau dipikir lagi.

Continue reading

Posted in random, Records | Tagged , , , | Leave a comment