Day #2. Raising Arizona: Film Kartun Cerah yang Bukan Film Kartun

Raising Arizona (1987), film kedua Coen Brothers adalah film screwball/goofy comedy yang menghibur dan segar. Bercerita tentang pasangan mantan tahanan, Hi (Nicolas Cage), dan istrinya, Edwina (Holly Hunter), seorang mantan polisi, yang cukup tertekan karena tidak dikaruniai anak, dan kemudian memutuskan menculik salah satu dari anak kembar lima seorang boss furnitur sukses. Dari situ cerita menjadi kompleks, ketika dua kawan lama Hi kabur dari penjara dan juga muncul tokoh pemburu bayaran dengan penampilan seperti koboi dari neraka yang siap memburu mereka semua.

Menonton film ini serasa seperti menonton kartun Looney Tunes dalam versi live-action. Ada banyak adegan komedi visual yang dijamin akan mengocok perut. Dan sinematografi yang baik membuat film ini terlihat cerah, berwarna, seperti dunia kartun.

Seperti di Blood Simple, film ini juga menampilkan serangkaian karakter unik yang cukup aneh. Tapi tidak seperti karakter-karakter gelap di Blood Simple, karakter di sini tampak seperti karakter-karakter kartun yang baik hati, dengan kadar keanehannya masing-masing.

Dibalik kekonyolan kartunnya, film ini juga menampilkan dialog-dialog yang cukup cerdas, seperti di awal film, ketika Hi masuk penjara untuk kedua kalinya, dia melalui narasi berkata ““I tried to stand up and fly straight, but it wasn’t easy with that sumbitch Reagan in the White House. …I dunno, they say he is a decent man, so… maybe his advisers are confused,” -terdengar gila dan bijak pada saat yang sama. Atau ketika Hi dan Ed pertama kali membawa si bayi Junior ke rumah mereka, Hi menjelaskan soal TV pada si bayi, “This is the TV. Two hours a day maximum, either education or football. So as you dont ruin your appreciation on the finer things” Cukup menyentil.

Tidak banyak sutradara yang mampu membuat film komedi dengan unsur slapstick dan visual gag kuat yang juga memiliki storyline yang bagus dan inspirasional. Dan bagaimanapun juga, Coen Brothers bukanlah sutradara kebanyakan. Mereka mampu membuat sebuah film komedi yang tidak hanya menghibur, namun cerah dan dalam, dan pada akhirnya membuat hati hangat setelah menontonnya.

This entry was posted in Movies, random and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply